MIN 5 Kota Palangka Raya Gelar Peringatan Isra Mikraj 1447 H
Palangka Raya - Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Kota Palangka Raya melaksanakan Kegiatan Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Sabtu, 17 Januari 2026. Acara ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, Komite, Dewan Guru, pengawas MIN 5 Kota Palangka Raya, tamu undangan dan seluruh murid kelas 4 sampai kelas 6.
Sejak pukul 07.30 WIB acara diawali dengan habsy dari murid MIN 5 Kota Palangka Raya, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh ananda Wanda kelas V-B dan Saritilawah oleh ananda Butsania kelas IV.
Acara semakin berkualitas dengan pantun yang dibacakan oleh Master of Ceremony (MC) Muhammad Hafidz murid kelas IV dan Anggita murid kelas V-A.
Kepala MIN 5 Kota Palangka Raya, H. Muhamad Asran Dirun, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan murid yang hadir dalam kegiatan ini. Asran berharap murid bisa menyimak ceramah yang disampaikan oleh ustadz dan mampu memaknai kisah Isra Mi'raj dalam kehidupan sehari-hari.
" Peringatan Isra Mikraj bukan hanya menjadi seremonial saja", kata Asran. Tetapi ada makna yang tersirat dari peristiwa tersebut. Sebagai umat muslim kita harus meyakini bahwa perjalanan Isra mikraj yang dilalui oleh Rasulullah benar adanya.
Perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dengan jarak tempuh 1.462 KM tersebut ditempuh tidak sampai satu malam. Hal ini akan bisa diterima oleh akal, karena Nabi Muhammad melakukan perjalanan bersama Malaikat Jibril yang terbuat dari cahaya, dimana kecepatan cahaya 300.000 KM/ Detik.
Hal ini memberi pesan kepada kita agar berinovasi dalam teknolgi, yaitu menciptakan alat transportasi yang super cepat. Di samping itu salat yang diperintahkan melalui peristiwa ini adalah sebagai pembeda bagi kita dengan umat lain, pungkasnya.
Pengawas Pembina MIN 5 Kota Palangka Raya Tri Arfayanti, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada guru yang sudah membimbing muridnya sebagai pengisi acara hari ini.
Sementara Wakil Ketua Komite Tranminingsih mengatakan, kegiatan ini bisa berjalan dengan sukses, tidak lepas dari partisipasi orang tua murid dalam memberikan sumbangannya. Ia berharap kegiatan seperti ini terus bisa kita laksanakan, sebagai bukti kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW, tukasnya.
Puncak acara Ustadz Napiko Darmiwan dalam ceramahnya mengisahkan perjalanan malam Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga menuju Sidratul Muntaha. Di mana Nabi naik dari langit pertama hingga langit ke tujuh, dan bertemu dengan para nabi hingga ke sidratul Muntaha bertemu Allah dengan menerima perintah Salat 5 waktu dalam sehari semalam.
Perintah melaksanakan Isra Mikraj, merupakan bentuk ketaatan Nabi kepada Allah. Oleh karenanya kita harus taat kepada Allah swt, dengan rajin melaksanakan sholat, mengaji, berpuasa, zakat dan naik haji bila mampu.
Kedua taat kepada Nabi Muhammad Saw, yaitu dengan melaksanakan sunnah-sunnah Rasul. Sedangkan yang ketiga adalah taat kepada orang tua dengan menuruti perintah-perintahnya, dan yang keempat yaitu menyayangi sesama saudara", pungkasnya.
Di akhir ceramah Ustadz Napiko memberikan beberapa pertanyaan kepada murid, guna mengecek kemampuan mereka terhadap apa yang sudah disampaikan. Para murid pun menjawab pertanyaan tersebut dengan benar, lalu acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustad Masrur.
Kegiatan Isra Mi'raj di MIN 5 Kota Palangkaraya ini menjadi komitmen madrasah untuk terus menghidupkan syiar Islam di lingkungan Madrasah demi menciptakan generasi Rabbani yang berintelektual dan religius.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Bukan Hanya Mengajar, Guru MIN 5 Palangka Raya Belajar Seni Berkomunikasi Empatik dengan Anak
Palangka Raya – Menjadi guru bukan sekadar menyampaikan materi pelajaran. Lebih dari itu, guru adalah orang tua kedua di madrasah yang harus mampu memahami perasaan, mendengarkan
Bukan Sekadar Juara, OMI 2026 Jadi Ajang Tanamkan Karakter dan Sportivitas
Palangka Raya – Aula MTsN 1 Kota Palangka Raya dipenuhi semangat dan harapan, Senin (5/10/2026). Ratusan peserta, pembimbing, dan kepala madrasah dari berbagai penjuru Kalimantan
Kania, Wakil Kota Palangka Raya, Bertarung di OMI Provinsi Bidang IPAS
Palangka Raya – Nama Rayhana Dwi Kania Putri kembali menjadi sorotan. Murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Kota Palangka Raya itu melangkah ke panggung yang lebih tinggi: Olim
Demi Pembelajaran Berkualitas, Guru MIN 5 Kota Palangka Raya Asah Kompetensi di AKGTK 2026
Palangka Raya – Senin siang (5/10/2026), ruang komputer MTsN 1 Kota Palangka Raya dipenuhi para pendidik. Di antara mereka, guru-guru kelas Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Kota
Di Tengah Kabut Asap, MIN 5 Kota Palangka Raya Ikut Memohon Hujan dalam Salat Istisqa
Palangka Raya – Langit Kalimantan Tengah masih diselimuti kabut asap. Kemarau panjang membuat tanah merekah, dan hujan tak kunjung turun. Di tengah situasi itu, Jumat (2/10/2026),
Kania, Sang Juara IPAS, Asah Kemampuan Lewat Simulasi CBT OMI Provinsi
Palangka Raya – Langit pagi di MTsN 1 Kota Palangka Raya tampak cerah, Kamis (1/10/2026). Di dalam ruangan, Rayhana Dwi Kania Putri, siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Kota
Medali Perak di Tangan Kania, MIN 5 Kota Palangka Raya Siap Tantang Provinsi
Palangka Raya – Kabar membanggakan kembali datang dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Kota Palangka Raya. Rayhana Dwi Kania Putri, siswa madrasah tersebut, berhasil menyabet J
Menuju Akreditasi Unggul: MIN 5 Kota Palangka Raya Matangkan Kinerja, Bukan Sekadar Dokumen
Palangka Raya – Akreditasi bukan sekadar soal tumpukan berkas. Itulah pesan utama yang mengemuka dalam kegiatan Evaluasi Data Kinerja Akreditasi (DKA) dan Persiapan Akreditasi Das
Guru MIN 5 Kota Palangka Raya Tak Hanya Mengajar, tapi Juga Menimba Ilmu: Bedah Ta’lim Muta’allim dan Khataman Al-Qur’an
Palangka Raya — Ruang Guru MIN 5 Kota Palangka Raya pada Selasa (29/9/2026) bukan sekadar jadi tempat rapat atau menyusun administrasi. Hari itu, ruangan tersebut berubah menjadi
Lindungi Generasi, Cegah Kanker Serviks: Guru UKS MIN 5 Palangka Raya Ikut Lokakarya HPV
Palangka Raya – Kanker serviks tidak menunggu usia dewasa. Karena itu, pencegahan perlu dimulai sejak dini. Pesan itulah yang menjadi benang merah Lokakarya Mini Lintas Sektoral b

